Bandar Lampung – Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengungkapkan, banyak faktor yang mempengaruhi tingginya Anak Tidak Sekolah (ATS) di beberapa daerah di Provinsi Lampung seperti di Kabupaten Pesisir Barat.

“Misalnya dia jauh dari sarana dan prasarana pendidikan sehingga kadang memilih untuk tidak sekolah. Serta ada juga budaya yang belum hilang seperti mending nikah daripada sekolah,” kata Mirza, Senin (18/4/2022).

Oleh karena itu, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Lampung itu berharap agar pemerintah daerah segera melakukan langkah-langkah guna mengantisipasi terus bertambahnya angka anak yang tidak mengenyam pendidikan.

“Maka harus dilakukan langkah yang strategis seperti membangun sekolah baru di daerah yang memang belum ada. Ini harus ada langkah kongkrit mengingat anak adalah masa depan bangsa,” tutupnya.

Diketahui, Angka Partisipasi Sekolah atau APS menjadi salah satu faktor yang sangat penting guna meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) selain dari faktor kesehatan dan juga ekonomi.

Sementara itu, IPM Provinsi Lampung masih di bawah rata-rata nasional yaitu di angka 0,69 sementara IPM nasional di angka 0,71. Hal ini tak lepas dari kompetensi dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada. (Red)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *